SELAMAT DATANG DI BLOG KUA WONOMULYO PENINGKATAN KUALITAS DATA PEGAWAI DAN GURU UNTUK MELAKUKAN PEMUTAKHIRAN DATA DALAM APLIKASI SIMPEG SESUAI DENGAN DATA YANG TERBARU /SEBENARNYA (Sumber Kanwil. Kemenag. Sulbar)

ORGANISASI = Dewan Masjid Indonesia (DMI)


Ide dibentuknya Dewan Masjid Indonesia bermula dari pertemuan tokoh-tokoh Islam yang dihadiri oleh Bapak H. Rus'an dari Dirjen Bimas Islam dan Wakil Ketua Jakarta Pusat Bapak H. Edi Djajang Djaatmadja membentuk panitia untuk mendirikan Dewan Kemakmuran Masjid Seluruh Indonesia (DKMSI).

Pada tanggal 16 Juni 1970 disusunlah formatur yang diketuai oleh KH. MS. Rahardjo Dikromo yang beranggotakan H. Sudirman, KH. MS. Rahardjo Dikromo, KH. Hasan Basri, KH. Muchtar Sanusi, KH. Hasyim Adnan, BA dan KH. Ichsan.

Tepatnya pada tanggal 22 Juni 1972 Rapat tim formatur memutuskan untuk mendirikan Dewan Masjid indonesia (DMI).

Dewan Masjid Indonesia (DMI) didirikan oleh 8 organisasi Kemasjidan, yaitu:
  1. Persatuan Masjid Indonesia (PERMI)
  2. Ikatan Masjid dan Mushalla Indonesia (IMAMI)
  3. Ikatan Masjid Indonesia (IKMI)
  4. Majelis Ta''miril Masjid Muhammadiyah
  5. Hai''ah Ta''miril Masjid Indonesia (HTMI)
  6. Ikatan Masjid dan Mushalla Indonesia Muttahidah (IMMIM)
  7. Majelis Kemasjidan Al-Washliyah
  8. Majelis Kemasjidan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI).
Organisasi kemasjidan dirintis oleh para ulama, zuama antara lain :
  1. KH.Taufiqrahman
  2. May-Jend. H. Sudirman
  3. Jend.Polisi (purn) H.Sutjipto Judodihardjo
  4. Kol. H. Karim Rasyid
  5. Brig.Jend.Raharjo dikromo
  6. Kolonel.H.Soekarsono
  7. H.Syarbaini Karim dan lain-lain
Dengan tekad dan harapan DMI menjadi organisasi kemasyarakatan dan wahana komunikasi pengelola masjid seluruh Indonesia yang melaksanakan gerakan dakwah, serta menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan pembinaan aqidah, ibadah, akhlak, ukhuwah, keilmuan, ketrampilan dan kesejahteraan umat.

Pada tanggal 1O Jumadil Ula 1392 H. bertepatan dengan tanggal 22 Juni 1972 akhirnya dibentuklah organisasi Dewan Masjid Indonesia dengan asas Islam dan bersifat sebagai organisasi independen yang mandiri dan tidak terkait secara struktural dengan organisasi sosial kemasyarakatan dan organisasi sosial politik manapun.

Blog, Updated at: 19:45